Navigasi Canggih: MARNIL 23 dengan Lambung Catamaran Axe Bow dan Inovasi Sub-Autonomous untuk Keamanan Maritim


by 4412101072 Rizki Zuan Carlos Simanjuntak (ketua) 4412101041 Muhammad Rizki (anggota) 4412101079 Yustinus Suku Leutubung (anggota) 4412201001 Muhammad Haekal Rizqullah (anggota) 4412201025 Gracia Sri Kristina Lumban Batu (anggota)
Deskripsi

PBL (Problem-Based Learning) dalam program Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan di Politeknik Negeri Batam (Polibatam) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penerapan konsep dan teori teknis dalam situasi dunia nyata di industri perkapalan. Dalam metode pembelajaran ini, siswa dihadapkan pada berbagai masalah dan tantangan yang relevan dengan bidang konstruksi perkapalan. Berikut adalah deskripsi singkat tentang bagaimana PBL diterapkan dalam program tersebut: 1. Pengajaran Berbasis Masalah: Dalam PBL, proses pembelajaran dimulai dengan menyajikan siswa dengan masalah atau proyek nyata yang terkait dengan industri perkapalan. Misalnya, mungkin terdapat masalah dalam desain struktur kapal, perawatan kapal, atau pemilihan bahan yang sesuai untuk konstruksi kapal. 2. Tim Kerja: Siswa bekerja dalam kelompok untuk memecahkan masalah tersebut. Setiap kelompok akan menganalisis masalah, mengidentifikasi faktor-faktor yang relevan, dan mengembangkan strategi solusi. 3. Penelitian dan Analisis: Siswa akan melakukan penelitian dan analisis mendalam untuk memahami konsep teknis yang diperlukan dalam pemecahan masalah. Mereka dapat menggunakan literatur ilmiah, sumber daya online, dan konsultasi dengan dosen untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut. 4. Diskusi dan Presentasi: Siswa berdiskusi dan berbagi pengetahuan mereka dalam kelompok, dan kemudian mereka akan menyusun presentasi tentang solusi yang mereka temukan. Presentasi ini biasanya akan disampaikan di hadapan dosen dan kelompok lainnya, memungkinkan untuk pertukaran ide dan masukan. 5. Pembimbingan Dosen: Dosen berperan sebagai fasilitator dan pembimbing dalam proses PBL. Mereka memberikan arahan, memberikan pertanyaan panduan, dan membantu siswa dalam memahami konsep-konsep yang kompleks. Pembelajaran Aktif: PBL mendorong pembelajaran aktif, di mana siswa harus aktif mencari solusi dan memahami konsep-konsep yang relevan. Ini membantu siswa untuk mengembangkan pemahaman mendalam dan keterampilan kritis yang dapat diterapkan dalam dunia nyata. .

Manager Proyek: Mufti Fathonah Muvariz, S.T., M.Eng

-  
Vote
Video Demo / Trailer
Poster
Poster