Deskripsi Proyek
Kegiatan praktikum di Laboratorium 802 sering melibatkan proses penyolderan yang menghasilkan asap berbahaya bagi kesehatan, seperti gangguan pernapasan dan iritasi mata. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah penggunaan alat penghisap asap yang masih dioperasikan secara manual sehingga kurang efektif karena tidak selalu digunakan oleh mahasiswa selama proses praktikum berlangsung. Berdasarkan kondisi tersebut, dirancang sebuah sistem ventilasi cerdas berbasis sensor gas untuk membantu mengendalikan asap solder secara otomatis. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi keberadaan asap atau gas hasil penyolderan menggunakan sensor gas, kemudian secara otomatis mengaktifkan kipas ventilasi ketika kualitas udara menurun dan mematikannya kembali saat kondisi udara telah normal. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras, integrasi sensor gas dengan mikrokontroler, serta pengujian sistem pada lingkungan laboratorium. Hasil dari perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara di Laboratorium 802, mengurangi paparan asap berbahaya bagi pengguna laboratorium, serta memberikan sistem ventilasi yang lebih efektif, praktis, dan efisien dalam mendukung kegiatan praktikum.